Postingan

Hafidzah sebelum Mati

Artikel ini sangat menginspirasi saya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat pula bagi kalian, yang telah membacanya...  oleh : Erna manimbangi  Sudahkah kita membaca Al-Qur'an hari ini? Sudahkah kita menghafal satu atau dua ayat hari ini? Para sahabat Nabi 1400 tahun yang lalu tidak melewatkan hari tanpa membaca dan menghafal Al-Qur'an yang baru saja turun kepada baginda Rasulullah SAW. Mereka para mujahid-mujahidah, para penjaga-penjaga Al-Qur'an berlomba-lomba menghafalkan dan mengamalkan Al-Qur'an yang mereka dengar baik langsung maupun tidak langsung dari nabi, karena mereka tahu keutamaannya disisi Allah. Mereka tahu bahwa mereka dijanjikan kedudukan yang tinggi di syurga-Nya kelak. Kedudukan disisi Allah jauh lebih penting daripada kedudukan-kedudukan apapun di dunia ini. Kelak, para penghafal-penghafal Al-Qur'an akan memiliki kedudukan yang tinggi disisi Allah sesuai dengan akhir ayat yang telah dihafalkannya, sesuai sabda Rasulullah SAW : " Pada ...

Tawakkal

Gambar
A.     Pengertian Rasulullah SAW mendenifisikan takabur atau sombong sebagai sikap “menolak kebenaran dan merendahkan orang lain” Pengertian itu Nabi Muhammad SAW sampaikan ketika ada seorang yang mempertanyakan sikap salah seorang sahabat yang suka memakai baju dan sandal yang bagus. Lalu nabi SAW bersabda :   “ Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan. Takabur adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (H.R. Muslim) Takabur atau berbangga diri suatu sikap   atau bisa juga dikatakan dirinya lebih besar, lebih tinggi , lebih baik dan lebih segala-galanya dan memandang rendah terhadap orang lain lain adalah sifat yang sangat tercela. Takabur juga biasa diartikan dengan rasa kekaguman terhadap diri, sikap suka membesar-besarkan dan menonjolkan diri. Kekaguman terhadap diri bisa berakibat timbulnya sikap sombong dan angkuh terhadap orang lain, dan merendahkan serta meremehkan mereka dalam pergaulan. Dalam Al-Qur’an b...